Mata Air Itu Bernama Maaf | Selamat Idul Fitri 1434 H

"Maaf lahir batin yaa nyom"

dua hari ini pesan seperti itu terus ku terima, ya ku senang menerima pesan itu dan aku pun senang membalasnya. Sebuah diksi dan struktur kata yang sederhana namun menarik bak mata air yang menyejukan tanah yang kering. Tapi mata air tak semua bersifat perennial (terus-menerus) ada pula yang bersifat ephemeral (kadang-kadang).
Mungkin susunan kata ini lebih tepat bagaikan kunang-kunang. Mengeluarkan cahaya yang bersifat "sinar dingin" tanpa mengandung ultraviolet. Tentu menenangkan sebuah cahaya yang dapat kita kerap nikmati tanpa harus terganggu hawa panas. Tapi bukankah kunang-kunang dewasa hanya hidup dalam hitungan minggu?

Lalu apa berarti maaf ini hanya sementara?
Kesalahan dan maaf itu bagai lilin dan api setiap manusia memiliki lilin dalam dirinya masing-masing, kesalahan merupakan api untuk sang lilin. Maaf merupakan upaya memadamkan api dalam diri manusia. Namun tanpa maaf pun api akan padam, karena lilin akan habis tergerus jilatan api.

Lalu apa kita tidak perlu meminta maaf? Toh api akan padam dengan sendirinya.
Iya api akan padam dan juga menghilangkan lilin itu lalu menyebabkan gelap yang kelam melekat dalam diri manusia

Yaa mungkin saja ada angin sejuk dari antah berantah yang dapat memadamkan api kesalahan kita
Yaa sudahlah tak perlu diperdebatkan lebih lanjut
Saya pribadi dengan niat tulus meminta maaf kepada semua
Rekan-rekan akademis dari SD Depok Jaya 1, SMP 2, SMA 5, Vokom UI 09 serta PE Manajemen UI 2012
Rekan-rekan kerja di memobee.com, Centric, Ideoworks, AgrakomPR serta semua yang pernah bertemu, mengenal, dan bekerja sama dengan Saya
Mohon maaf lahir batin yaa gengs, saya masih manusia yang banyak salah dan banyak kurangnya
Salam juga dari pacar saya neh :D

Sabtu, 10 Agustus 2013
Posted by Unknown

Give Me A Vote


Nyom apaan sih vote-vote? ga di twitter, bbm, fb semua lo minta vote..

sebagian dari kalian pasti mempertanyakan hal itu dua hari belakangan ini :D
gw bakal jelasin di post blog biar jelas yaa.. jadi begini kakak gw GilangRamadhan sedang mengikuti kontes sejenis photostory dari ambipur. Yup ambipur merupakan salah satu brand dari P&G berupa produk pengharum/parfum untuk mobil.

Gw dan Mas Gilang cukup telat mengetahui bahwa ambipur mengadakan kontes tersebut. Dengan deadline tanggal 10 April kami baru mengetahui pada tanggal 7 April, jadilah pada hari itu juga kami memutuskan untuk melakukan sesi pemotretan :D

Kenapa sih niat banget nyom ikut kontes itu? Hadiahnya gede?
Bukan masalah nilai hadiahnya, tapi hadiah dari kontes ini ialah mobil kami akan dimodifikasi. Kenapa kami ingin mobil ini dimodifikasi? karena mobil ini sudah banyak berjasa, mobil ini yang selalu hilir mudik  mengantar almarhum Mbah kakung setiap  3x seminggu untuk cuci darah. Bahkan ketika mengantar mbah kakung untuk cuci darah di suatu pagi mobil kami mengalami kecelakan. Orang yang tidak mematuhi traffic lamp menabrak mobil kami dari sisi sebelah kiri. Mobil ini membawa kenangan kebersamaan dalam keluarga kami yang sederhana

Mobil ini juga yang mengantarkan gw semasa SMA dikarenakan saya mengalami kecelakaan yang mengakibatkan kaki saya patah. Mobil ini juga penuh kenangan bersama keluarga dan seluruh teman-teman gw dan kakak gw

kami ingin kenangan itu tetap ada tetap tersimpan meski di dera waktu, ditelan masa namun hal itu membuat kami tetap punya asa, mengingatkan kami bahwa kami telah melalui berbagai macam persoalan dan berbagai situasi pilu.







Senin, 08 April 2013
Posted by Unknown

Menguak Tabir Mitos/Pamalih Bersama Ki @tenyomsakti


“EH jangan gitu pamalih……”
Generasi orang tua kita acap kali melarang kita untuk begini begitu ingin ini ingin itu banyak sekali dengan alasan PAMALIH. Padahal kalau ditelaah lebih dalam hal-hal yang dinyatakan pamalih kerap merugikan sebagian orang.
Untuk itu kali ini saat ini juga malam ini juga saya ki @tenyomsakti akan membahas mengenai PAMALIH yang merugikan orang

ilustrasi: http://bit.ly/XqxXXK


“Anak perempuan nyapu yang bersih kalo ga dapet suami brewokan”

Saya sebagai kelompok urban brewokan merasa dirugikan oleh pamalih ini. Seakan-akan mempunyai suami yang brewokan merupakan sebuah kemaluan eh maksudnya sebuah rasa malu di lingkungan masyarakat. Lah kalau semua anak perempuan nyapunya bersih yang brewokan jodohnya siapaaaa.
Lagipula kalau yang nyapunya ga bersih sekelas Asmirandah atau Dian Sastro sih gapapa, nah kalau yang nyapunya ga bersih geng-nya Nicki Minaj akooh bisa apah

“Jangan duduk didepan pintu ntar ga dapet jodoh”

Coba bayangin apa perasaan penjaga wc umum kalo denger pamalih ini, pasti hancur berantakan perasaanya. Kan ga mungkin mereka jagain tuh wc dari dalem, lah kita nongkrong sendiri aja di wc udah sempit gimana berdua sama yang jagain wc


“Jangan nyapu malem-malem ga baik”

Para OB bakal nolak shift malem gara-gara pamalih ini

“Jangan suka berduaan, nanti yang ketiga setan”

Gara-gara pamalih ini tercetuslah konsep 3 in 1 di Jakarta, hingga bermunculan lah joki 3 in 1. Gara-gara pamalih ini muncul juga konsep threesome, karena takut berduaan akhirnya ngajak orang lagi.

torakiki.net

Kamis, 07 Februari 2013
Posted by Unknown

Halaman

Blogroll

About

wirausaha sukses

- Copyright © 3 | @tenyomsakti -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -